Di era globalisasi yang dikenal dengan era
tanpa batas ini, sudah tidak asing lagi dengan istilah internet. Hampir semua
orang tahu internet dari mulai anak-anak, remaja, orang dewasa hingga kakek
nenek yang sudah lanjut usia pun tahu. Selain itu, internet dapat di akses
dengan mudah di manapun dan kapanpun, baik di rumah, jalanan, sekolah, toilet
dan lain-lain. Tapi sebenarnya internet itu apa sih? Bagaimana sejarah internet
di Indonesia ? Nah menurut tata bahasa, internet berasal dari bahasa Yunani yaitu
"inter" yang berarti "antara". Sementara menurut situs
Wikipedia, internet merupakan singkatan dari interconnction-networking yang
merupakan sistem jaringan yang saling terhubung. Internet adalah kumpulan
komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dalam sebuah jaringan. Disebut
jaringan yang saling terhubung karena internet mengubungkan jaringan tiap-tiap
komputer secara global diseluruh dunia menjadi sebuah jaringan komputer yang
sangat besar.
Internet merupakan dunia tanpa adanya
pernguasa artinya semua orang mempunyai hak yang sama di internet. Karena itu
intenet merupakan dunia yang bebas dimasuki tanpa harus terikat dengan peraturan-peraturan negara tertentu dan tidak
dibatasi pula oleh batas-batas wilayah teritorial.
Ada dua peran penting dari intertnet :
·
Sebagai
sumber data dan informasi
·
Sebagai
sarana pertukaran data dan informasi.
Sementara sejarah internet di Indonesia dimulai pada tahun 1990-an, pada
saat itu internet lebih dikenal sebagai paguyuban network dimana semangat kerja,
kekeluargaan dan gotong royong masih sangat hangat dan terasa diantara
para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana internet Indonesia pada perkembangannya
yang kemudian lebih terasa komersial dan individual disebagian aktivitasnya
terutama yang melibatkan perdagangan internet. Sejak 1988, ada pengguna awal
internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk
mengakses internet.
Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC,
protocol internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24)
didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 14 juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono
Adisoemantra, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Agi
Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan nama-nama legendaris di awal
pembangunan internet di Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing
personal telah mengkonstribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun
sejarah jaringan komputer di Indonesia.
Berawal dari teknologi radio paket
1200bps, ITB mengalami perkembangan ditahun 1995-an dan memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom
sebagai bagian dari IPTEKNET. Akses internet ini diberikan secara gratis kepada
rekan-rekan yang lain khususnya yang berada di PaguyubanNet.
Pada bulan September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena pada
saat itu ITB bekerjasama dengan jaringan penelitian Asia Internet
Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke negara Jepang yang terus ditambah dengan
sambungan ke TelkomNet dan IIX sebesar 2Mbps. Akhirnya ITB menjadi salah satu
bagian terpenting dalam jaringan pendidikan di Indonesia yang dinamakan dengan
AI3 Indonesia yang bekerjasama dengan lebih dari 25 lembaga pendidikan di
Indonesia di tahun 1997-1998-an. Jaringan pendidikan ini bukan hanya monopoli
ITB saja, Banyak jaringan pendidikan lainnya yang lebih besar. Di tahun 2006,
ada lebih dari 400 sekolah di Indonesia yang tersambung ke internet dan
sebagian besar merupakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dibawahi oleh
DIKMENJUR (dikmenjur@egroup.com).
Referensi:
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Sejarah_Internet_Indonesia:Awal_Internet_Indonesia
http://forum.rajawebhost.com/Thread-Pengertian-dan-Sejarah-Internet-di-Indonesia
http://forum.rajawebhost.com/Thread-Pengertian-dan-Sejarah-Internet-di-Indonesia
Nama : Sarastiani Ratna Adianti
NIM : 202133165537796
Nama Dosen : Onno W. Purbo
Prodi : Human Computer Interaction
Universitas : Surya University